10 Akhlak Pejuang Kemanusiaan

Perjuangan kemanusiaan lahir dari kepekaan terhadap penderitaan sesama. ketika manusia kehilangan rumah, keluarga, keselamatan, atau hak-hak dasarnya, suara pembelaan dan uluran bantuan menjadi panggilan nurani. dalam islam, kerja kemanusiaan bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan bagian dari penghambaan kepada allah dan tanggung jawab moral terhadap sesama manusia.

 

Namun, tujuan yang luhur tidak otomatis menjadikan setiap perilaku pejuangnya benar. gerakan kemanusiaan dapat kehilangan wibawa ketika diwarnai perebutan pengaruh, persaingan tidak sehat, penyalahgunaan amanah, atau cara-cara yang bertentangan dengan syariat dan hukum. karena itu, keberhasilan perjuangan harus diukur bukan hanya dari besarnya dukungan yang terkumpul, melainkan juga dari kemuliaan akhlak yang menyertainya.

ย 

Perjuangan kemanusiaan dalam islam menuntut keluhuran niat, kemuliaan akhlak, serta kesesuaian tujuan dan cara dengan tuntunan syariat.

  1. Ikhlas berjuang karena Allah swt

 

ุงู„ุฅุฎู„ุงุต ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Menjadikan perjuangan sebagai ibadah dan pengabdian kepada allah, bukan sarana mencari popularitas, kekuasaan, atau keuntungan pribadi.

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูู…ูุฑููˆุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ููŠูŽุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู…ูุฎู’ู„ูุตููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ุงู„ุฏู‘ููŠู†ูŽ

“Padahal mereka hanya diperintah menyembah allah dengan ikhlas menaati-nya semata-mata karena (menjalankan) agama.. (qs. al-Bayyinah: 5).

 

  1. Tidak mengejar pamrih dan pujian manusia

 

ุนุฏู… ุทู„ุจ ุงู„ุฌุฒุงุก ูˆุงู„ุซู†ุงุก ู…ู† ุงู„ู†ุงุณ

Tidak menggantungkan perjuangan pada imbalan, penghargaan, atau pengakuan manusia; tetap berbuat baik sekalipun tidak diapresiasi.

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ู†ูุทู’ุนูู…ููƒูู…ู’ ู„ููˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ู†ูุฑููŠุฏู ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุฌูŽุฒูŽุงุกู‹ ูˆูŽู„ูŽุง ุดููƒููˆุฑู‹ุง

โ€œ(mereka berkata,) โ€œsesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanya demi rida allah. kami tidak mengharap balasan dan terima kasih darimu.โ€ (QS. al-Insan: 9).

 

  1. Amanah dan tidak berkhianat

 

ุงู„ุฃู…ุงู†ุฉ ูˆุชุฑูƒ ุงู„ุฎูŠุงู†ุฉ

Menjaga kepercayaan umat dan donatur; transparan mengelola dana, jujur melaporkan kegiatan, dan tidak menyalahgunakan mandat atau jabatan.

ู„ูŽุง ุชูŽุฎููˆู†ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ูŽ ูˆูŽุชูŽุฎููˆู†ููˆุง ุฃูŽู…ูŽุงู†ูŽุงุชููƒูู…ู’

โ€œWahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati allah dan rasul serta janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu.โ€ (QS. al-Anfal: 27).

 

  1. Jujur, tidak culas, dan tidak manipulatif

 

ุงู„ุตุฏู‚ ูˆุงู„ู†ุฒุงู‡ุฉ ูˆุชุฑูƒ ุงู„ุบุด

Menolak penipuan, rekayasa laporan, manipulasi informasi, dan keuntungan tersembunyi atas nama penderitaan manusia.

ู…ูŽู†ู’ ุบูŽุดู‘ูŽู†ูŽุง ููŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ู‘ูŽุง

โ€œBarang siapa menipu kami, bukan termasuk golongan kami.โ€ (HR. Muslim, no. 101)

 

  1. Tidak hasad dan tidak menjatuhkan sesama pejuang

 

ุชุฑูƒ ุงู„ุญุณุฏ ูˆุงู„ุชู†ุงูุณ ุงู„ู…ุฐู…ูˆู…

Tidak iri terhadap keberhasilan pihak lain, tidak menyebarkan fitnah atau merusak reputasi sesama pejuang dan lembaga.

ู„ูŽุง ุชูŽุญูŽุงุณูŽุฏููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุจูŽุงุบูŽุถููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฏูŽุงุจูŽุฑููˆุง

โ€œJangan saling mendengki, membenci, dan membelakangi.โ€ (HR. muslim, no. 2563)

 

  1. Menjaga ukhuwah dan mengutamakan kolaborasi

 

ุญูุธ ุงู„ุฃุฎูˆุฉ ูˆุงู„ุชุนุงูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ุจุฑ ูˆุงู„ุชู‚ูˆู‰

Memelihara persaudaraan dan kerja sama; perbedaan organisasi dan strategi tidak menjadi alasan perpecahan.

 

ูˆูŽุชูŽุนูŽุงูˆูŽู†ููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุจูุฑู‘ู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ูฐ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุนูŽุงูˆูŽู†ููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฅูุซู’ู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุฏู’ูˆูŽุงู†ู

โ€œTolong-menolong dalam kebajikan dan takwa, bukan dalam dosa dan permusuhan.โ€ (QS. al-Maโ€™idah: 2)

 

  1. Tawaduk dan tidak merasa paling berjasa

 

ุงู„ุชูˆุงุถุน ูˆุชุฑูƒ ุงู„ูƒุจุฑ

Menghargai seluruh kontribusi, tidak mengklaim paling berkorban atau paling berhak mendapat penghormatan.

ูˆูŽู…ูŽุง ุชูŽูˆูŽุงุถูŽุนูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฑูŽููŽุนูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

โ€œTidaklah seseorang merendahkan hati karena allah kecuali allah mengangkat derajatnya.โ€ (HR. Muslim, no. 2588)

 

  1. Istiqamah, sabar, dan tidak oportunis

 

ุงู„ุงุณุชู‚ุงู…ุฉ ูˆุงู„ุตุจุฑ ูˆุงู„ุซุจุงุช ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุจุฏุฃ

Konsisten membela kemanusiaan dalam keadaan mudah maupun sulit, bukan sekadar momentum pencitraan atau kepentingan sesaat.

 

ููŽุงุณู’ุชูŽู‚ูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ุฃูู…ูุฑู’ุชูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุงุจูŽ ู…ูŽุนูŽูƒูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุทู’ุบูŽูˆู’ุง

“maka tetaplah engkau (muhammad) di jalan yang benar, sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (begitu juga) orang yang bertobat bersamanya, dan janganlah kamu melampaui batas..โ€ (QS. Hud: 112)

 

  1. Mengutamakan kemaslahatan di atas kepentingan golongan

 

ุชู‚ุฏูŠู… ุงู„ู…ุตู„ุญุฉ ุงู„ุนุงู…ุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุตุงู„ุญ ุงู„ุดุฎุตูŠุฉ ูˆุงู„ูุฆูˆูŠุฉ

Mendahulukan keselamatan, hak, dan kebutuhan masyarakat daripada ambisi pribadi, kelompok, atau organisasi.

ูˆูŽูŠูุคู’ุซูุฑููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูู‡ูู…ู’ ุฎูŽุตูŽุงุตูŽุฉูŒ

โ€œMereka mengutamakan (muhajirin) daripada dirinya sendiri meskipun mempunyai keperluan yang mendesak. siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran itulah orang-orang yang beruntung.โ€ (QS. al-Hasyr: 9)

 

  1. Menempuh cara halal, syarโ€™i, legal, dan berakhlak

 

ุงู„ุงู„ุชุฒุงู… ุจุงู„ูˆุณุงุฆู„ ุงู„ู…ุดุฑูˆุนุฉ ูˆุงู„ู‚ุงู†ูˆู†ูŠุฉ ูˆุงู„ุฃุฎู„ุงู‚ูŠุฉ

Menggunakan cara yang halal menurut syariat, sah menurut hukum yang berlaku, dan menjunjung keadilan. tidak menghalalkan penipuan, korupsi, pengkhianatan, atau kezaliman demi tujuan yang dianggap mulia.

 

ุงุนู’ุฏูู„ููˆุง ู‡ููˆูŽ ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจู ู„ูู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ูฐ

โ€œBerlaku adillah, karena adil lebih dekat kepada takwa.โ€ (QS. al-Maโ€™idah: 8)

 

Benar niatnya, bersih pribadinya, mulia hubungannya, dan benar jalannya. tujuan yang mulia tidak membenarkan sarana yang diharamkan. sebagaimana nasehat para ulama dan kaum salaf,

 

ุงู„ู’ุบูŽุงูŠูŽุฉู ู„ูŽุง ุชูุจูŽุฑู‘ูุฑู ุงู„ู’ูˆูŽุณููŠู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู…ูุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽุฉูŽ

โ€œtujuan yang mulia tidak membenarkan penggunaan sarana yang diharamkan.โ€

 

Jangan sampai kita memperjuangkan keadilan tetapi berlaku zalim kepada sesama pejuang; membela kemanusiaan tetapi kehilangan akhlak; atau mengejar tujuan mulia dengan cara tercela.

 

Wallahu a’lam

Ust. Ardiansyah Ashri Husein, Lc., M.A

 

 

Rujukan:

  • al-Qurโ€™an
  • Sahih Muslim
  • Ihyaโ€™ โ€˜Ulum al-din, Imam al-Ghazali
  • al-Muwafaqat, al-Syatibi
  • Taโ€™limul Mutaโ€™allim, al-Zarnuji
  • Adabul โ€˜Alim wal Mutaโ€™allim, an-Nawawi
  • Haqquna fi Filasthin, Dr. Ikrimah Saโ€™id Shobri
  • al-Quds Qadhiyyatu kulli muslim, Dr. Yusuf al-Qaradhawi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password